Media Indonesia: Pertamina Olimpiade Sains Sasar Peserta Asean

UNTUK pertama kalinya, peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina atau yang kini disebut Pertamina Science Olympiad 2016 tidak hanya terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia tetapi juga Asean. Dengan begitu, semangat berkompetisi yang dihadirkan akan semakin besar.

Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Abdul Haris menjelaskan, cakupan katergori lomba yang melibatkan peserta dari Asean yaitu proyek sains. Secara tidak langsung, mahasiswa dalam negeri jadi dituntut untuk lebih kreatif dalam menciptakan hasil karya inovasi.

"Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kita untuk membangkitkan semangat anak negeri dalam membangun science secara berkelanjutan," ujarnya saat acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertamina Science Olympiad 2016 di Jakarta, Senin (29/8).

Lebih detail, para peserta untuk kategori proyek sains harus menyertakan proposal yang berisi ide kreatif di berbagai bidang riset inovasi. Seperti inovasi dari riset energi baru terbarukan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi produk inovasi di Indonesia.

"Sebelumnya kita sudah MoU, inovasi apapun yang diusulkan dalam kompetisi mutlak hak panitia. Nantinya akan kita tingkatkan sampai pada pemanfaatan," tukas Haris.

Kendati demikian, ungkapnya, di awal penyempurnaan kali ini tidak ada batasan jumlah peserta ataupun target yang ingin dicapai. Bahkan dengan menggunakan sistem kompetisi yang baru yaitu computer based test (CBT), diharapkan mampu menjaring sebanyak-banyaknya peserta.

Pasalnya untuk bisa mendaftar dan mengikuti kompetisi tersebut, mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi baik yang ada di Indonesia maupun Asean cukup melakukan registasi di website pertamina.com/osn. Hal itu bisa dilakukan di mana saja selama ada akses internet, termasuk ketika mengerjakan soal teori.

"Sekarang sudah zamannya era teknologi. Kita ingin lulusan kita secara teknologi bisa memanfaatkan dengan baik," timpal Sutrisno Wibawa, Sekretaris Direktorat Jenderal Kemahasiswaan dan Pembelajaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).


- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/64065/pertamina-science-olympiad-2016-sasar-peserta-asean/2016-08-29#sthash.X7RI5LOd.dpuf

UNTUK pertama kalinya, peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina atau yang kini disebut Pertamina Science Olympiad 2016 tidak hanya terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia tetapi juga Asean. Dengan begitu, semangat berkompetisi yang dihadirkan akan semakin besar.

Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Abdul Haris menjelaskan, cakupan katergori lomba yang melibatkan peserta dari Asean yaitu proyek sains. Secara tidak langsung, mahasiswa dalam negeri jadi dituntut untuk lebih kreatif dalam menciptakan hasil karya inovasi.

"Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kita untuk membangkitkan semangat anak negeri dalam membangun science secara berkelanjutan," ujarnya saat acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertamina Science Olympiad 2016 di Jakarta, Senin (29/8).

Lebih detail, para peserta untuk kategori proyek sains harus menyertakan proposal yang berisi ide kreatif di berbagai bidang riset inovasi. Seperti inovasi dari riset energi baru terbarukan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi produk inovasi di Indonesia.

"Sebelumnya kita sudah MoU, inovasi apapun yang diusulkan dalam kompetisi mutlak hak panitia. Nantinya akan kita tingkatkan sampai pada pemanfaatan," tukas Haris.

Kendati demikian, ungkapnya, di awal penyempurnaan kali ini tidak ada batasan jumlah peserta ataupun target yang ingin dicapai. Bahkan dengan menggunakan sistem kompetisi yang baru yaitu computer based test (CBT), diharapkan mampu menjaring sebanyak-banyaknya peserta.

Pasalnya untuk bisa mendaftar dan mengikuti kompetisi tersebut, mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi baik yang ada di Indonesia maupun Asean cukup melakukan registasi di website pertamina.com/osn. Hal itu bisa dilakukan di mana saja selama ada akses internet, termasuk ketika mengerjakan soal teori.

"Sekarang sudah zamannya era teknologi. Kita ingin lulusan kita secara teknologi bisa memanfaatkan dengan baik," timpal Sutrisno Wibawa, Sekretaris Direktorat Jenderal Kemahasiswaan dan Pembelajaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/64065/pertamina-science-olympiad-2016-sasar-peserta-asean/2016-08-29#sthash.X7RI5LOd.dpuf

Hubungi Kami

Telp.: +6221 786 6837
Fax. : +6221 727 0012
Email : panitia@osnpertamina.com

Kerjasama

UI.1